Sapi Beranak 4 Gegerkan Warga Nganjuk

Keceriaan menghiasi wajah mursidi warga desa klodan kecamatan ngetos nganjuk jawa timur. Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini memiliki sepasang sapi yang melahirkan empat anak sekaligus satu jantan dan tiga betina.

Kelahiran empat anak sapi ini langsung mengundang perhatian warga. Mereka ingin menyaksikan sendiri keanehan yang terjadi pada sapi milik mursidi. Sebab selain mampu melahirkan empat anak sekaligus kondisi keempat anak sapi ini dalam keadaan sehat tanpa bantuan tenaga medis saat kelahirannya.

Keempat anak sapi yang masing-masing berbobot 10 kilogram ini berwarna coklat dan putih. Meski baru berumur satu minggu namun mereka terlihat trengginas saat menyusu kepada induknya. Seperti layaknya manusia sang induk pun dengan sabar memberikan air susunya kepada keempat anaknya.

Menurut mursidi tidak ada yang aneh selama proses kehamilan sapinya ini. Seperti umumnya sapi betina badannya bertambah besar ketika memasuki masa kehamilan. Karena itulah ia tidak meminta bantuan dokter hewan saat menunggui sapi miliknya melahirkan.

Meski saat ini mursidi memiliki enam ekor sapi namun ia tidak berniat menjualnya. Menurutnya kelahiran empat anak sapi ini merupakan anugerah dari tuhan yang harus dipelihara.
Puluhan pekera seks komersial terjaring razia yang digelar petugas satpol pp nganjuk jawa timur. Petugas sempat bersitegang dengan oknum tni al yang menolak ditangkap saat terpergok berkencan di lokalisasi.

Menjelang datangnya bulan suci ramadhan petugas satpol pp dan polres nganjuk jawa timur menggelar razia pekerja seks komersial di siang hari. Kedatangan petugas yang mendadak ini tak pelak membuat puluhan psk yang sedang tidur-tiduran tidak bisa melarikan diri. Sejumlah psk yang tertangkap langsung diangkut ke dalam truk untuk dibawa ke kantor satpol pp.

Petugas yang bertindak tegas dengan menciduk psk dan lelaki hidung belang sempat bersitegang dengan seorang tamu yang mengaku sebagai anggota tni a-l. Saat diangkut ke atas truk ia sempat memberikan perlawanan. Melihat hal itu petugas satpol pp yang didukung puluhan personil polres nganjuk akhirnya memilih melepaskan oknum tni itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *