sejarah tersaji di museum bung karno

Perpustakaan bung karno, yang berada di kota blitar, jawa timur, banyak didatangi para pengunjung pada musim liburan sekolah. Selain menjadi sarana rekreasi yang murah, pengunjung juga dapat menambah ilmu pengetahuan dan mengenal lebih dekat sosok i-r soekarno, presiden pertama republik indonesia.

Liburan sekolah telah tiba, waktunya mengajak buah hati berekreasi. Salah satu tempat liburan murah meriah dan bermanfaat yang perlu anda pertimbangkan, adalah mengunjungi perpustakaan proklamator bung karno, yang berada di kota blitar, jawa timur.

Selain untuk refresing, di perpustakaan bung karno juga bisa menambah pengetahuan untuk mengenal lebih dekat sosok bung karno, presiden pertama republik indonesia.

Seperti yang dilakukan purwanto, salah satu pengunjung asal surabaya. Bersama keluarga dan buah hatinya yang masih sekolah dasar, ia memilih mengunjungi perpustakaan bung karno sekaligus berziarah ke makam proklamator r-i ini.

Alasan serupa dikemukakan merry, siswa sekolah dasar di kabupaten blitar ini, mengunjungi perpustakaan proklamator bung karno, karena ingin belajar sejarah perjuangan kemerdekaan indonesia. Dengan membaca buku – buku koleksi perpustakaan, yang memuat otobiografi perjuangan bung karno, ia bisa mengenal sosok proklamator indonesia.

Menyimpan Buku Karya Soekarno

Selain menyimpan buku karya bung karno, di perpustakaan ini juga menyimpan benda-benda koleksi pribadi bung karno seperti foto dan lukisan.

Menurut pengelola, untuk liburan kali ini, volume pengunjung perpustakaan proklamator bung karno meningkat hingga 200 persen, dari hari – hari biasanya. Ini dikarenakan momentum haul bung karno, dan banyaknya koleksi – koleksi buku di perpustakaan, yang mencapai 100 ribu judul buku.

Setelah dilakukan pembinaan para gepeng dan anjal tersebut, oleh abdi dalem dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Harapan abdi dalem dengan sering diadakanya kegiatan operasi, akan memberikan efek jera bagi mereka.

Sejumlah hotel dan cafe menjadi sasaran operasi abdi dalem gabungan antara tni, polri, dan satpol pp kota Kediri. Dalam razia penyakit masyarakat ini, tiga pasangan mesum yang sedang berada di dalam kamar hotel, digelandang ke joglo pamong untuk dilakukan pembinaan.

Menyongsong datangnya bulan suci ramadhan, jajaran pelataran Kediri kota,beserta tni dan satpol pp, melakukan operasi penyakit masyarakat,dengan sasaran sejumlah hotel dan cafe yang ditengarai kerap jadi ajang mesum.

Dalam razia kali ini, abdi dalem gabungan berhasil menciduk tiga pasangan mesum dari sejumlah hotel yang berada di jalan tgp kota Kediri jawa timur. Tiga pasangan mesum tersebut berusaha menghindar pada saat operasi di gelar, karena tidak bisa menunjukan tanda bukti suami istri maka abdi dalempun membawa tiga pasangan mesum tersebut ke joglo pamong.

Razia pekat semacam ini rencananya akan secara rutin digelar abdi dalem, karena selain memberikan efek jera. Razia semacam ini juga diharapkan bisa memberi rasa aman bagi umat islam yang akan menjalankan ibadah puasa.

Sepasang suami istri pengedar uang asing palsu di Kediri jawa timur, digelandang ke joglo pamong setelah tertangkap basah saat berupaya menukarkan uang pecahan dollar palsu senilai ratusan juta rupiah. Keduanya mengaku mendapatkan upal asing dari tempat sampah kejaksaan tinggi denpasar.

Sial menimpa pasangan suami istri, amali 45 tahun dan marini 35 tahun, warga desa kemelokolegi, Wedono baron, Kediri. Keduanya tertangkap basah oleh anggota reksrim pelataran Kediri saat menukarkan uang palsunya tersebut, di sebuah money changer.

Uang dollar yang diduga palsu itu, yaitu sebanyak 149 lembar pecahan 100 dollar, 200 lembar franc prancis, 14 lembar pecahan 1 dollar. Atau setara dengan tiga ratus juta rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *