Tips Memasukkan Jarum Jahit yang Benar

Jarum yakni barang tajam yang sering digunakan untuk menusuk. Kegunaannya bermacam-macam, bukan hanya berfungsi untuk menusuk makanan. Yang pasti, jarum lebih berguna untuk mengaitkan kain pada pakaian anda.

Ada jarum pentul, jarum peniti, dan jarum jahit. Terakhir, jarum jahit ini sangat berperan untuk menciptakan pakaian yang sehari-hari melekat pada tubuh kita. Lalu apa sih jarum jahit itu? Baca juga di kaos polos combed 30s.

Pengertian Jarum Jahit

Jarum jahit yakni barang yang digunakan untuk membuat tusukan pada kain. Bentuknya menyerupai batang di mana di satu ujung tajamnya memiliki mata sebagai lubang untuk benang.

Adapun jarum yang digunakan untuk mesin jahit, umumnya di bagian bawah digunakan untuk memasukkan benang. Sementara bagian atas jarum mesin jahit dikaitkan pada mesin jahitnya.

Cara Memasang Jarum Jahit Mesin

Mengaitkan benang pada lubang jarum saja terkadang kita mengalami kesulitan. Apalagi jika memasang jarum jahit pada mesin? Memasang jarum pada mesin jahit ternyata lumayan sulit lho.Tak jarang jarum yang kita gunakan sering patah jika dipasang pada mesin jahit.

Jika ada yang merasa jarum yang dikaitkan ke mesin jahit gampang patah. Itu tandanya dikarenakan dari seperti apa langkah-langkah Anda menghubungkannya. Lantas seperti apa langkah-langkah menghubungkan jarum ke alat jahit yang baik serta efektif? Baca penjelasannya di bawah ini!

1. Jangan Hidupkan mesin jahit dulu

Menon-aktifkan alat jahit sebelum Anda pakai yaitu agar mempersiapkan keselamatan Anda. Apabila kondisi mesin masih tidak menyala, maka Anda tidak usah cemas jari Anda akan terluka jarum saat mesin mendadak menyala.

2. Copotlah sepatu jahit yang tersambung di alat jahit

Mencopot sepatu jahit dari alat jahit tersebut harus Anda luangkan supaya tidak mengusik tahap-tahap intalasi jarum ke alat jahit.

3. Mengkaitkan Jarum Jahit

Masukkan jarum jahit Anda di sandaran jarum dengan kondisi sisi jarum yang melengkung mengarah ke muka. Ada pula sisi atas jarum yang papar arahkan ke belakang.

4. Mengecek Sekrup

Tinjaulah sekrup di sisi tepi sandaran jarum. Apabila telah dicek, kuatkan dengan kekuatan sekuat mungkin sekrupnya. Kuat tidaknya sekrup yang Anda pakai berguna sebagai menstabilkan jarum jahit Anda supaya tidak copot dari posisinya.

5. Memeriksa Lagi

Lihat jarum yang Anda sambungkan ke alat jahit apakah telah betul-betul akurat dan cocok. Usahakan jarum kita tidak condong ke kanan atau condong ke kiri. Apabila Anda tetap bingung memastikan jarum jahit Anda telah terkait dengan tepat atau tidak, Anda dapat mempraktekannya dengan membuat jahitan pada selembar kain.

Apabila tidak ada kendala apapun pada alat jahit Anda, selanjutnya penyambungan jarum pada alat jahit telah akurat dan pas.

Lima langkah-langkah tersebut merupakan metode supaya Anda mampu menempatkan jarum jahit yang tepat pada alat jahit. Langkah-langkah tersebut boleh pula Anda terapkan dalam memperbarui jarum jahit yang telah tidak runcing. Boleh pula diterapkan dalam menggilir jarum yang telah lama Anda gunakan

Hindari sesuatu yang bagi kita sepele ini kita abaikan ya! Menempatkan jarum di alat jahit yang kurang akurat malah akan memberatkan Anda. Membebani waktu sudah pasti, menambah ongkos uang lebih parah. Ujung-ujungnya kain yang akan Anda jahit jadi hancur. Ngga pengen kan kain kesukaan Anda hancur cuman karena keliru pasang jarum ke alat jahit? Mari terapkan langkah di atas!

Hanya tambahan agar nilai jahitan yang diproduksi konsisten bagus dan terlihat formal, anda dianjurkan rajin untuk senantiasa menggilir jarum jahit anda yang telah lama dengan jarum alat jahit yang runcing dengan rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *