10 Teknik Untuk Bangkit Dari Keterpurukan Patah Hati

Pembekalan individu dengan pengetahuan dan keterampilan yang cukup harus dilakukan agar ia mampu melaksanakan perubahan tingkah laku yang diharapkan, yang sudah beralih menjadi kebutuhan pribadi dan bukan kebutuhan yang bersifat eksternal. Dalam upaya ini harus diciptakan kesempatan bagi individu untuk memecahkan masalah berkaitan dengan adopsi tingkah laku dalam kondisi nyata. Penelitian yang dilakukan oleh Bernadette N. Setiadi , Yaumil A. Achir , Iman Santoso Sukardi dan Soesmaliyah Soewondo membuktikan bahwa usaha merubah tingkah laku manusia dapat dilakukan melalui intervensi terencana perubahan tingkah laku. Bernadette N. Setiadi dan kawan-kawan dalam penelitiannya menemukan hal-hal yang menguatkan pengamatan tersebut. Menurutnya, kualitas manusia Indonesia diwarnai oleh kurangnya etos kerja dan sangat berorientasi pada hasil akhir tanpa atau kurang memperhatikan proses pencapaian hasil akhir.

Apabila trauma ini sudah sangat mengganggu kehidupan Anda, cobalah untuk mencari tenaga profesional. Selain mengganggu, lingkungan yang tidak suportif pun bisa dijadikan alasan untuk mencari orang yang ahli di dalam bidang ini seperti konselor atau psikolog. Setiap orang tentunya memiliki pendekatan masing-masing untuk menyelesaikan masalahnya.

Meski kondisinya makin terpuruk, Deddy menjamin sektor lodge dan restoran mendukung kebijakan PPKM dari pemerintah. Namun, sekali lagi dia berharap ada relaksasi terkait pajak setidaknya agar mereka mampu mempertahankan karyawan dan properti usaha. Hampir sepuluh bulan pandemi ini, kata Deddy, membuat pengelola lodge Lomba HK dan restoran tercekik dan terengah-engah. Padahal, mereka tidak cukup bertahan, tetapi juga harus terus mengeluarkan biaya cukup tinggi untuk operasional.

Cara untuk tidak terpuruk dengan keadaan

Kebahagiaan bukan datang dari orang lain, bukan tersembunyi pada suatu tempat yang jauh, atau bahkan kebahagiaan harus datang pada waktu yang tepat menurut Anda. Sama sekali tidak menyentuh definisi bahagia yang sesungguhnya. Berbagi bukan hanya bisa dilakukan oleh mereka yang berkelebihan materi. Orang yang pas-pasan pun bisa melakukannya, asal ada niat. “Akan tetapi, ada juga orang yang berpikir tak ada hak orang lain di hartanya,” ucap Seni. Ketika di lingkungan ada orang yang temperamental, carilah orang yang ia segani.

Sikap dan perilaku orang tua sebagai anggota masyarakat yang menampilkan gaya hidup dan etos kerja serta pengembangan interaksi dengan lingkungan akan direkam anak, baik untuk kepentingan belajar instrumental maupun belajar observasional. Perilaku masyarakat menuju abad 21 tidak lagi mencerminkan setia kawan, gotong royong seperti yang tampak di period sebelumnya. Perilaku itu cenderung meluntur, terutama di kota-kota besar. Tingkah laku manusia di kota besar lebih mengarah pada kesibukan pribadi, tidak acuh, tidak peduli terhadap mereka yang kurang beruntung . “Pokoknya saya senang, saya berhasil, saya bisa meraih semuanya. Apa yang terjadi dengan orang lain, bukan urusan saya,” kata si individualis, yang juga masuk ke dalam rekaman anak dan bukan tak mungkin dijadikannya pola bertingkah laku. Suasana pembangunan yang lebih terfokus di bidang ekonomi ditingkah dengan period globalisasi telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat.