Ini Syarat Perjalanan Dan Masa Berlaku Swab Pcr

Riza pun meminta kesadaran masyarakat untuk memahami alasan mendasar di balik kebijakan pemerintah melarang mudik lebaran tahun ini. Karena itu, kata Syafrin, selama masa pengetatan mudik ini, pihaknya akan melakukan pengecekan suhu terhadap setiap pelaku perjalanan di terminal. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya sudah mulai menyesuaikan persyaratan perjalanan orang di maskapai penerbangannya. Artinya, mulai hari ini, masa berlaku PCR dan Rapid Tes Antigen hanya 1×24 jam saja.

Sebelumnya di masa larangan mudik, selain SIKM, pelaku perjalanan diwajibkan memiliki surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam, atau hasil fast take a look at antigen/tes GeNose C19 yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan. Ketentuan surat keterangan sehat berdasarkan RT-PCR maupun GeNose tidak diwajibkan bagi pelaku perjalanan rutin dengan moda transportasi laut untuk pelayaran terbatas dalam wilayah satu kecamatan atau kabupaten, provinsi, atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah perkotaan. Pelaku perjalanan transportasi darat pribadi diimbau melakukan tes PCR atau tes cepat antigen atau tes GeNose yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Selain tes RT-PCR, calon pelaku perjalanan juga dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di pelabuhan sebelum keberangkatan. Selain tes RT-PCR, calon pelaku perjalanan juga dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di bandara sebelum keberangkatan.

Hal ini dikarenakan adanya perbedaan jumlah tes Covid-19 pada kedua periode waktu tersebut. Data mobilitas juga dapat dilihat dari pantauan Google Mobility Report sepanjang kurun waktu pelarangan mudik (6-17 Mei 2021). Dengan menggunakan foundation nilai tengah mobilitas pada periode 3 Januari hingga 6 Februari 2021 dapat dilihat tren kenaikan dan penurunan mobilitas penduduk ke beberapa kelompok tempat tujuan. KONG4D Wabup Nyai Eva berharap dengan adanya posko di perbatasan dapat mengantisipasi lonjakan kasus covid -19 di Kabupaten Sumenep. Mengingat pasca-Lebaran dan aktivitas mudik yang puncaknya diprediksi terjadi pada akhir Juni 2021. Wabup Dewi Khalifah menjelaskan bahwa di posko perbatasan sudah disiapkan alat cek GeNose untuk mendeteksi yang nantinya untuk warga Sumenep yang akan keluar kota atau sebaliknya datang dari luar kota.

Pelaku perjalanan transportasi umum darat wajib dilakukan fast take a look at antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. Apabila hasil RT-PCR/rapid take a look at antigen maupun GeNose C19 negatif, namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama hasil pemeriksaan belum keluar. Jika memang harus beperjalanan, masyarakat diminta membawa dokumen syarat perjalanan, yakni tes negatif Covid-19. Selain itu, dokumen lainnya adalah surat keterangan tugas dan keterangan dari kepala desa atau lurah untuk perjalanan kepeningan pribadi. Sedangkan untuk pelaku perjalanan darat, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, pemerintah akan tetap melakukan tes acak speedy antigen, khususnya di jalan nasional menuju Jabodetabek.

Ini berlaku untuk perjalanan dengan transportasi udara, laut, kereta api, dan penyeberangan. Sementara untuk perjalanan through laut di Pulau Jawa, penumpang bisa menunjukkan hasil tes RT-PCR atau antigen. “Dan dilakukan pembatasan perjalanan dengan moda transportasi darat pribadi. Ini dilakukan oleh manajemen lalu lintas oleh pusat dan daerah,” ucap Wiku. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid check antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Tes genose untuk keluar kota

Serangkaian pedoman strategi penanganan pandemi Covid-19 pada SPRP 2021 tersebut disusun berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang telah dipelajari dalam penanggulangan pandemi Covid-19 selama tahun 2020. SPRP 2021 juga memberikan pedoman untuk melakukan mitigasi tantangan-tantangan baru yang timbul akibat varian virus Covid-19, serta upaya untuk memajukan tes diagnostik Covid-19 dan vaksinasi yang efektif, aman, sekaligus berkeadilan. Akan tetapi, perbandingan antara peningkatan kasus pasca liburan Lebaran 2020 dan 2021 tidak dapat sepenuhnya dijadikan acuan untuk membedakan dampak mobilitas pada kedua periode waktu ini.

Selain itu, melalui konferensi pers di YouTube BNPB, Adita juga mengingatkan sekali lagi bahwa saat ini aturan larangan mudik masih berlaku. Sesuai dengan Surat Edaran Nomor thirteen Tahun 2021 tentang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Pengendalian Covid-19 se;ama Bulan Suci Ramadhan 1442 H. Ingat lho, apabila Anda gagal memenuhi persyaratan naik kereta api, Anda dimungkinkan untuk ditolak berangkat. Bila ini terjadi, Anda dapat membatalkan tiket di loket stasiun dan tiket akan dikembalikan 100 persen, di luar bea pemesanan. Dengan naik kereta api, kita bisa menempuh perjalanan dari satu kota ke kota lainnya dengan nyaman, bisa melihat panorama menarik, dan terbebas dari kemacetan lalu lintas yang mungkin saja terjadi. Berdasarkan addendum, perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak atau speedy test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.

Sebelum masa larangan mudik 6-17 Mei 2021, Pemerintah memperketat aturan perjalanan ke luar kota. Begitu juga jika Anda ke luar kota menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Adapun pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satgas Covid-19 daerah. Syarat fast test antigen non-reaktif dalam kurun 1×24 jam, juga berlaku untuk penumpang pesawat terbang. Bedanya, penumpang transportasi udara wajib mengisi digital well being alert card (e-HAC).

Namun, kata dia, ternyata ditemukan pengendara yang positif dan berasal dari luar tiga kecamatan tersebut. “Akhirnya, saya berkoordinasi dengan Bu Gubernur, Pak Pangdam dan Pak Kapolda serta Kapolres, kita sepakat untuk dilakukan tes antigen semuanya. Jadi, semua pengendara yang akan masuk ke Surabaya dari Madura harus tes antigen dulu di sini,” katanya. Tes swab massal ini dilakukan di tengah penyekatan arus lalu lintas bagi warga di luar penduduk yang akan masuk ke wilayah Madura dan ke Surabaya. Elshinta.com- Sedikitnya lima orang terkonfirmasi positif COVID-19 saat swab test antigen massal yang digelar di pintu keluar Jembatan Suramadu ke arah Kota Surabaya, Minggu. Gambaran tingkat kepatuhan protokol kesehatan di tiap daerah serta lonjakan kasus setelah liburan Lebaran 2021 membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Syarat naik kereta tahun 2021 untuk perjalanan jarak jauh di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra sama-sama mewajibkan semua penumpang menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19. Surat keterangan ini harus disertai hasil tes RT-PCR, fast take a look at Antigen, ataupun GeNose C-19. Larangan mudik Lebaran 2021 menjadi satu dari serangkaian hal yang diupayakan pemerintah seturut pedoman WHO untuk menangani pandemi Covid-19. Dalam hal ini larangan mudik lebaran merupakan kebijakan yang diambil untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran virus Covid-19 sesuai sasaran pertama dan kedua dalam SPRP 2021. Pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat umum maupun pribadi kembali diimbau untuk melakukanpengisian e-HAC Indonesia.