Komentar Dokter Paru Soal Alat Tes Corona Ugm Lewat Hembusan Napas

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, tes GeNose di bandara akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari bandara kecil, medium, dan besar. Rahmad menjelaskan, Daftar Slot Online Terpercaya 2021 GeNose membuktikan bahwa efektifitas alat tersebut dalam melakukan skrining Covid, tidak kalah dengan buatan bangsa lain. Alat deteksi Corona ini dihentikan penggunaannya usai ditemukan hasil yang keliru.

Posisi Equilibrum Baru ini muncul karena kondisi kedaruratan akibat pandemi merubah bandul kehidupan masyarakat menuju keseimbangan baru dimana isu kesehatan dan ekonomi bergerak cepat dan dinamis. Alat deteksi Covid-19 hasil pengembangan para peneliti UGM ini memiliki kemampuan mendeteksi virus corona baru dalam tubuh manusia dalam waktu cepat. Tidak kurang dari 2 menit hasil tes sudah dapat diketahui apakah positif atau negatif Covid-19. TCM biasanya untuk mendiagnosis penyakit tuberkulosis dengan berdasarkan molekuler.

Alat ini mampu mendeteksi kandungan risky organic compound dari hembusan napas seseorang. Efektivitas alat ini telah diuji validitasnya dengan 200 sampel terhadap foundation PCR, sehingga Kementerian Kesehatan telah memberikan izin edar alat GeNose. Bahkan alat ini mampu mendeteksi seseorang yang baru dua hari terpapar COVID-19. Fokus dari pengembangan infrastruktur tersebut adalah untuk mendukung peningkatan produksi pertanian, terutama tanaman pangan. Namun dalam konteks yang lebih luas tidaklah terbatas pada komoditas pangan tetapi juga komoditas pertanian lainnya.

Kuwat menuturkan, dalam penelitian atas alat ini timnya memgakui belum sempat memisahkan deteksi bau napas akibat sakit gigi dan lainnya. Kepada Tempo, ketua tim pengembang GeNose, Kuwat Triyana, membeberkan efektivitas, berikut keunggulan dan kekurangan yang masih jadi catatan alat yang diproyeksikan bisa menggeser tes cepatitu. “Jika sudah uji klinis dan mendapat ijin edar dari Kemenkes, pastikan alat disampaikan pada Satgas bisa menjadi alat tes untuk membantu upaya Indoensia meningkatkan rasio testing,”tegasnya. Alat ini juga dilengkapi dengan sistem cloud computing yang memungkinkan untuk deteksi virus Corona jenis baru secara real time. Malansir laman Primaya Hospital, swab dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan analysis COVID-19. GeNose mendeteksi Covid-19 melalui sampling hembusan napas dalam suatu kantong khusus yang akan mengalirkan Volatile Organic Compound ke dalam sistem larik sensor gasoline yang selanjutnya akan direspons delapan sensor.

Berdasarkan keterangan Bloomberg School of Public Health, Universitas Johns Hopkins, tes ini tidak direkomendasikan untuk menguji apakah seseorang terinfeksi Covid-19 pada orang-orang yang tidak menunjukkan gejala Covid-19. Akan tetapi, situasi khas tiap negara membedakan kebijakan penentuan jenis tes yang digunakan dalam situasi darurat pandemi Covid-19. Lebih lanjut, tes PCR ini bekerja dengan mengidentifikasi kehadiran materi genetis tertentu dari suatu sumber penyakit seperti virus melalui proses amplifikasi biokimia menggunakan enzim. Dalam konteks tes PCR untuk Covid-19, yang diuji adalah materi RNA dari virus SARS-CoV-2.

SpiroNose sendiria adalah alat deteksi Covid-19 berdasarkan hembusan nafas, sama prosesnya untuk mendeteksi Covid-19 ala GeNose. Namun demikian, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan bahwa akurasi GeNose dalam mendeteksi Covid-19 justru memiliki persentase atau tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan alat screening Covid-19 lainnya. Jika dibandingkan dengan alat uji virus Corona lainnya seperti rapid antigen dan swab PCR, alat ini dinilai dr Agus belum bisa dikatakan sebagai alat uji yang lebih baik.

Senyawa organik mudah menguap itu juga terdapat dalam embusan napas seseorang. Senyawa organik inilah yang kemudian dideteksi oleh GeNose yang dilengkapi beberapa sensor yang bisa membentuk pola tertentu saat mendeteksi. Pola yang terbentuk itu bisa dibedakan berdasarkan kondisi kesehatan seseorang. Oleh karena itu, pola yang terbentuk dari embusan napas seorang yang terinfeksi Covid-19 akan berbeda dengan pola embusan napas orang sehat.

Efektivitas deteksi covid dari Genose

Adapun turis dari Korea Selatan bisa memberikan sampel dari fesesnya alih-alih mengikuti prosedur tes usap lewat anus oleh petugas otoritas Cina. Pemerintah Kota Makassar mulai menggelar uji coba metode GeNose C-19 selain polymerase chain reaction dalam mendeteksi COVID-19 sebagai tindak lanjut dari program Makassar Recover. Politikus Partai Gerindra Fadli Zon yang pekan lalu dipublikasikan tertular virus corona, akhirnya mengumumkan telah negatif Covid-19. Dikutip dari Reuters, Singapura telah menyetujui menggunakan alat tes Covid-19 dari Advanced MedTech Holdings untuk digunakan dalam menguji air liur dari dalam tenggorokan. Seperti dikutip dari detik.com, metode tes saliva untuk mendeteksi keberadaan Covid-19 adalah dengan menggunakan sampel air liur.